Translate

Senin, 05 September 2016

LAB 3.1 Remote Server menggunakan Telnet

Lab 3.1 Remote Server Telnet

Apa kabar ?? , oke kali ini saya akan Meremote Server Telnet, sebelum memulai konfigurasi saya akan menjelaskan sedikit apa itu Telnet.

Telnet (Telecommunication Network) adalah protokol client-server yang memungkinkan adanya akses remote login komputer tujuan dalam sebuah jaringan. Telnet juga dapat diartikan sebagai virtual/emulasi terminal yang menggunakan protokol telnet untuk dapat mengakses komputer tujuan secara remote. Telnet digunakan untuk login ke komputer lain di Internet dan mengakses berbagai macam pelayanan umum, termasuk katalog perpustakaan dan berbagai macam database.

Fungsi Telnet (Telecommunication Network)
Fungsi utama dari telnet adalah mengakses komputer (host/server) dari jauh/Remote login. Telnet adalah program yang memungkinkan komputer kita menjadi terminal dari komputer lain di INTERNET. Telnet memungkinkan kita untuk masuk (log in) sebagai pemakai komputer jarak jauh dan menjalankan program komputer layanan yang ada dikomputer tersebut.

Kelebihan Telnet
Kelebihan menggunakan telnet server adalah user interface yang ramah, yaitu anda memberikan perintah jarak jauh (istilahnya remote) seolah-olah anda mengeksekusi perintah pada command line pada komputer Anda.

Kelemahan Telnet
Kekurangan telnet adalah penggunaan NTLM authentication tanpa enkripsi sehingga memudahkan pencurian password oleh sniffers. Kalau anda adalah administrator sistem, saya sarankan anda menggunakan SSH pada Linux daripada Telnet Server untuk mengkonfigurasikan sistem anda.

Topology
Server_Fitri =Sistem Oprasi Centos dengan menggunakan ip address 20.20.20.20/24
Client_Win7_Fitri = Sistem Oprasi Windows 7 dengan menggunakan Ip address 20.20.20.21/24 .


Konfigurasi Server
Langkah pertama hidupkan server lalu login sebagai root
Jika sudah login sebagai root ,selanjutnya install Telnet-Server dengan menggunakan perintah seperti ini " "

Maka hasilnya akan seperti dibawah ini jika anda berhasi menginstall
Jika anda ingin memastikan kembali apahkah paket telnet sudah terinstall apa belum bisa menggunakan perintah " "
 

 Selanjutnya restart service Telnet dengan menggunakan perintah ini 
" " dan menggunakan perintah ini " "
Jika sudah selesai di restart service telnet ,selanjutnya kita lihat status telnet dengan menggunakan perintah ini
" "


Kemudian Setting allow port default telnet yaitu port 23 pada firewall, dengan menggunakan perintah ini " " dan menggunakan perintah ini ""


Jika sudah setting firewall ,kemudian kita buat user baru dengan menggunakan perintah "useradd (nama user )" Lalu buat passwordnya dengan menggunakan perintah ini "passwd (nama user)", kemudian masukan passwordnya , isi passwordnya bebas , tapi jangan di lupain 

Konfigurasi Client
Jika sudah konfigurasi Server kita beralih ke konfigurasi client 
pertama kita aktif kan telnet client 
caranya klik menu >>control pannel >>programs and features >> kemudian klik pada bagian trun windows feature on or off  
Lalu cari pilihan telnet client , kemudian ceklis kotak telnet client , lalu klik ok
Lalu tunggu perosesnya
Kemudian setting ip addr menjadi 20.20.20.21/24
Jika ip addr sudah di ganti menjadi 1 network , sekarang kita coba ping 
Buka CMD dengan menekan tombol windows + r 
Jika CMD sudah terbuka kita ping server dengan menggunakan perintah "ping (ip server) "
Jika sudah bisa ping server , selanjutnya kita buka telnet , dengan menggunakan perintah "telnet (ip server )" 
dan ini tampilannya , sekarang kita bisa meremote Server ,login dengan menggunakan user yang tadi di buat 
Konfigurasi Login user root pada Telnet
Pada percobaan yang di atas kita tidak di perbolehkan mengakses secara langsung user root secara default, dan hanya di perbolehkan masuk sebagai user biasa , agar bisa masuk sebagai root caranya sebagai berikut :
Edit file /etc/securetty caranya 
buka file tersebut dengan perintah ""
Lalu tambahkan script pts/0 di bagian paling bawah untuk enable 1 telnet untuk akses root , jika ingin akses telnet lebih dari 1 maka tambahkan lagi di bagian paling bawah script Pts/1 dan seterusnya sebanyak telnet yang ingin di buka , jika sudah selesai mengeditnya keluar dan save file tersebut caranya klik esc dan ketik :wq lalu tekan enter.
Jika sudah di edit buka kembali telnetnya , lalu coba login sebagai root 
Pembuktian bahwa telnet tidak aman untuk remote
Untuk membuktikannya kita membutukan aplikasi monitor jaringan yaitu wireshrak yang terdapat pada GNS3 ,cara penggunaanya adalah  buat topology dan hubungkan Server dengan Client menggunakan switch , lalu klik kanan pada bagian yang ingin di remote , disini yang kita capture adalah jaringan yang menuju server caranya klik kanan kabel yg menuju server lalu pilih start capture.
kemudian pilih interface yang akan kita capture , jika sudah klik ok
Dan ini tampilan adalah tampilan Wireshrak 
Kemudian ketik telnet pada kolom filter , dan disitu kita bisa meliahat filter berdasarkan hasil capture telnet yang di akses client ke server menggunakan telnet 
Kemudian klik kanan pada hasil capture tersebut lalu pilih follow TCP Stream 
Maka akan muncul hasil capture telnet , dan di situ kita bisa melihat user serta password yang di ketik client waktu sedang meremote server menggunakan telnet , oke disini adalah pembuktian bahwa telnet tidak aman karena password kita akan dengan mudah di ketahui .

Semoga Berhasil *_*

0 komentar:

Posting Komentar

Wikipedia

Hasil penelusuran