Translate

Kamis, 10 Agustus 2017

Wireless Point to Point Mikrotik

Wireless Point to Point Mikrotik 

Apa Kabar ??? , kali ini saya akan membahas tentang Point to Point Mikrotik menggunakan Wireless, Sebelum memulai konfigurasi saya akan membahas sedikit tentang Point to Point
Point to Point Adalah salah satu komputer/perangkat yang disambungkan ke satu perangkat/komputer saja baik menggunakan perangkat wireless maupun menggunakan kabel Lan saja.

Topologi

Berikut adalah topologinya

Keterangan:

Router Board Terhubung dengan Internet dan Laptop 1, kemudian Internetnya di share melalui radio
Radio tersebut ditangkap oleh RouterBoard Client, dan RB tersebut terhubung dengan Laptop 2
Alat dan Bahan
1. 2 Buah Mikrotik
2. 2 Buah PC/Laptop
3. Internet/Modem/Device yang sudah terhubung dengan Internet.

Langkah - langkah

Menghubungkan Mikrotik 1 dengan Internet


1. Remote Mikrotik 1 Menggunakan Aplikasi Winbox

2. Hubungkan Mikrotik 1 dengan Internet.

Jika internetnya menggunakan kabel UTP hubungkan pada Port Ether 1 Mikrotik. kemudian setting IP Address ether 1 jika Internet tersebut menggunakan IP Static. Cara settingnya adalah dengan cara pilih menu
IP >> Addresses

3. Pilih tanda Tambah/Plus (+), setelah itu akan ada window baru seperti gambar di bawah

Masukkan IP baru yang satu Network untuk dapat terhubung ke Internet. pastikan tambahkan subnet mask pada samping IP. Kemudian pilih Interface pada Ether 1 (Saya menggunakan Interface Internet karena Ether 1 sudah diganti dengan nama Internet) . Setelah itu klik OK, jika sudah maka Tab Network akan terisi Otomatis.


4. Masukkan gateway Internet.

Cara memasukkan gateway adalah dengan cara klik Menu
IP >> Routes
Setelah itu klik tanda Tambah/Plus (+) untuk menambah gateway. Biarkan Dst. Address kosong dan isikan Kolom Gateway , kemudian masukkan gateway internetnya, lalu klik OK


5. Jika sudah klik OK maka akan ada item baru yang sudah kita buat,

 pastikan pada tulisan pertama adalah AS

 6. Coba cek internet dengan menggunakan perintah PING pada Terminal



Mengkoneksikan ke internet PC/Laptop yang terhubung pada Mikrotik 1

1. Colokkan/hubungkan Laptop 1 pada ether 2

2. Atur IP Address

pada Winbox masuk ke menu
IP >> Addresses
Klik tanda (+) untuk membuat IP baru.
Tambahkan IP Address sesuai selera atau ikuti gambar di bawah, pastikan untuk interface adalah Ether 2

3. Mengatur Firewall Mikrotik agar dapat terhubung ke Internet

pada Winbox ppilih menu sebagai berikut
IP >> Firewall
 Setelah itu, muncul Window Firewall. Pilih Tab NAT kemudian pilih (+)

 akan muncul lagi Window NAT Rule. Untuk kolom Chain adalah scrnat. Kemudian untuk kolom Out. Interface adalah ether1.
 Masih pada windows Nat Rule, buka tab Action kemudian pada kolom Actionnya adalah masquerade Lalu pilih OK
 Jika berhasil membuat Nat maka akan muncul seperti gambar di bawah ini

Konfigurasi DNS pada Mikrotik 1

Buka menu
IP >> DNS

setelah itu masukkan IP pada Kolom Server yaitu IP Gateway Internet, lalu Centangkan Allow Remote Requests, kemudian klik OK

Mengatur IP Address pada Laptop 1 agar terhubung ke Internet  melalui Mikrotik.


Masukkan IP Address yang satu network pada IP Mikrotik yang ada pada Ether 2, Kemudian klik OK
Cek ping

Membuat Access Point Wireless

1. Masuk pada menu Interfaces, kemudian enablekan interfaces wlan1 dengan cara klik tanda centang.2. Doubleclick pada interfaces wlan1 kemudian klik tab Wireless lalu isikan seperti gambar di bawah
Keterangan:
SSID
Untuk membuat nama atau identitas pada Wireless yang dipancarkan

Mode Bridge
Mode bridge digunakan sebagai Access point atau pemancar akan tetapi hanya bisa melayani satu client atau disebut juga dengan PTP (Point To Point), mode ini juga bisa kita gunakan untuk network yang sifatnya Routing ataupun Bridging. Untuk menggunakan mode ini perangkat Routerboard minimal memiliki lisensi level 3, sebagai contoh untuk type produk Embedded 5.xGHz jenis SXT-5HnD yang hanya memiliki license level 3, kita bisa membuat koneksi point to point dengan menggunakan 2 buah perangkat tersebut.

Band
Memilih band merupakan cara untuk menentukan standart protokol yang akan digunakan oleh wireless interface. Selain menentukan standart protokol, band juga menentukan data rates yang bisa dilewatkan, channel frequencies dan lebar channel. Ada beberapa band di router mikrotik.
2Ghz-b, bekerja di frekuensi 2,4Ghz. Menggunakan protokol 802.11b dengan data rate maksimum 11 Mbit/s.
2Ghz-b/g, juga bekerja di frekuensi 2,4Ghz. Menggunakan protokol 802.11b dan 802.11g. protokol 802.11g hampir sama seperti 802.11b akan tetapi melakukan transmisi dengan basis OFDM seperti 802.11a sehingga protokol 802.11g bisa mencapai 54 Mbit/s.
2Ghz-b/g/n, bekerja di frekuensi 2,4Ghz. Menggunakan protokol 802.11b, 802.11g dan 802.11n. Pengembangan dari standart protokol 802.11, ditambah dengan kemampuan multiple-input multiple-output (MIMO). Dengan tambahan fitur MIMO ini, secara teori maksimal data rate yang bisa dicapai adalah 300 Mbit/s.
2Ghz-only G, bekerja di frekuensi 2,4Ghz, hanya menggunakan protokol 802.11g.
2Ghz-only N, bekerja di frekuensi 2,4Ghz, hanya menggunakan protokol 802.11n.
5Ghz-a, bekerja di frekuensi 5 Ghz. Menggunakan protokol 802.11a, maximum data rate yang bisa dicapai adalah 54 Mbit/s.
5Ghz-a/n, bekerja di frekuensi 5 Ghz. Menggunakan protokol 802.11a dan 802.11n.
5Ghz-only N, bekerja di frekuensi 5 Ghz dan hanya menggunakan protokol 802.11n.

Jika kita perhatikan, ada beberapa pilihan band yang menggunakan lebih dari satu protokol. Jika kita setting sebuah interface wireless dengan band yang menggunakan lebih dari satu protokol, maka interface wireless tersebut memberikan pilihan kepada client, protokol mana yang support dengan perangkat client tersebut.  

3. Buat Ip address baru pada Interface Wlan


masuk pada IP > Addresses kemudian isikan address sesuai dengan selera atau ikuti gambar di bawah, dan pastikan interface nya adalah wlan1.
4. Masuk ke IP > Firewall kemudian pilih tab NAT lalu ikuti seperti gambar di bawah
Masih pada Window NAT Rule, pilih tab action  kemudian pilih masquerade.

Klik ok maka membuat AP pada Mikrotik 1 sudah selesai




Konfigurasi Station

Menghubungkan Mikrotik 2 ke AP Mikrotik 1

1. Remote Mikrotik 2 dengan Laptop 2 menggunakan Winbox
2. Masuk pada menu Interfaces, aktifkan wlan1


lalu buka Tab Wireless, kemudian samakan seperti gambar di bawah, (doubleklik untuk memperbesar gambar). Terakhir Pilih Scan 
 Pada Windows Scanner kita hanya koneksikan dengan SSID yang sama yang sudah dibuat pada Mikrotik 1


3. Setelah klik Connect maka lihat terlebih dahulu settinganya. klik OK jika sudah benar.


4. Atur IP Address
Masuk ke menu IP >> Addresses lalu masukkan IP agar terhubung dengan Mikrotik 1. Yaitu pada IP wlan 1
 jangan lupa untuk interfacenya adalah wlan1

5. Setelah itu masukkan IP Router dengan ketik sintak pada Terminal berikut

ip route add gateway=12.12.12.1/24
 IP 12.12.12.1/24 Adalah ip pada Mikrotik1 Interface wlan1
maka hasilnya akan seperti gambar di bawah ini


Menghubungkan Laptop2 agar terhubung ke internet dengan Mikrotik2


1. Pastikan port yang terhubung antara laptop2 dan Mikrotik2 adalah Port ke-2

2. Pada winbox buka menu IP>>Addresses lalu masukkan IP berbeda dari yang sebelumnya. atau bisa mengikuti gambar di bawah. Pastikan untuk interfacenya adalah ether2.
 3. Masukkan DNS Pada Mikrotik dengan cara pilih menu IP >> DNS
lalu masukkan IP Pada kolom server yaitu IP pada Mikrotik1 interface wlan1. Dan centang Allow Remote Request
 4. Masukkan IP Address pada Laptop2, dan pastikan satu Network dengan Mikrotik2 interface ether2. Lalu klik ok.
 Sekarang Point to Point sudah bisa dilakukan.

Untuk memastikan AP hanya bias mengakses 1 Station , saya akan menambahakan 1 Station lagi yang akan saya hubungkan ke AP

Maka Hasilnya , gagal , Oke , berati Point to Point sudah berhasil di lakukan




0 komentar:

Posting Komentar

Wikipedia

Hasil penelusuran