Wireless Point to Point Mikrotik
Apa Kabar ??? , kali ini saya akan membahas tentang Point to Point Mikrotik menggunakan
Wireless, Sebelum memulai konfigurasi saya akan membahas sedikit tentang Point
to Point
Point to Point Adalah salah satu komputer/perangkat yang
disambungkan ke satu perangkat/komputer saja baik menggunakan perangkat
wireless maupun menggunakan kabel Lan saja.
Topologi
Berikut adalah topologinya
Keterangan:
Router Board Terhubung dengan Internet dan Laptop 1, kemudian
Internetnya di share melalui radio
Radio tersebut ditangkap oleh RouterBoard Client, dan RB
tersebut terhubung dengan Laptop 2
Alat dan Bahan
1. 2 Buah Mikrotik
2. 2 Buah PC/Laptop
3. Internet/Modem/Device yang sudah terhubung dengan Internet.
Langkah - langkah
Menghubungkan Mikrotik 1 dengan Internet
1. Remote Mikrotik 1 Menggunakan Aplikasi Winbox
2.
Hubungkan Mikrotik 1 dengan Internet.
Jika internetnya menggunakan kabel UTP hubungkan pada Port
Ether 1 Mikrotik. kemudian setting IP Address ether 1 jika Internet tersebut
menggunakan IP Static. Cara settingnya adalah dengan cara pilih menu
IP >> Addresses
3. Pilih tanda Tambah/Plus (+), setelah itu akan ada window baru seperti
gambar di bawah
Masukkan IP baru yang satu Network untuk dapat terhubung ke
Internet. pastikan tambahkan subnet mask pada samping IP. Kemudian pilih
Interface pada Ether 1 (Saya menggunakan Interface Internet karena Ether 1
sudah diganti dengan nama Internet) . Setelah itu klik OK, jika sudah maka Tab
Network akan terisi Otomatis.
4. Masukkan gateway Internet.
Cara memasukkan gateway adalah dengan cara klik Menu
IP >> Routes
Setelah itu klik tanda Tambah/Plus (+) untuk menambah
gateway. Biarkan Dst. Address kosong dan isikan Kolom Gateway , kemudian
masukkan gateway internetnya, lalu klik OK
5. Jika sudah klik OK maka akan ada item baru yang sudah kita
buat,
6. Coba cek internet dengan menggunakan perintah PING pada Terminal
Mengkoneksikan ke internet PC/Laptop yang terhubung pada Mikrotik 1
1.
Colokkan/hubungkan Laptop 1 pada ether 2
2. Atur IP Address
pada Winbox masuk ke menu
IP >> Addresses
Klik tanda (+) untuk membuat IP baru.
Tambahkan IP Address sesuai selera atau ikuti gambar di
bawah, pastikan untuk interface adalah Ether 2
3. Mengatur Firewall Mikrotik agar dapat terhubung ke Internet
pada Winbox ppilih menu sebagai berikut
IP >> FirewallSetelah itu, muncul Window Firewall. Pilih Tab NAT kemudian pilih (+)
Konfigurasi DNS pada Mikrotik 1
Buka menu
IP >> DNS
setelah itu masukkan IP pada Kolom Server yaitu IP
Gateway Internet, lalu Centangkan Allow Remote Requests, kemudian klik OK
Mengatur IP Address pada Laptop 1 agar terhubung ke Internet melalui Mikrotik.
Masukkan IP Address yang satu network pada IP Mikrotik yang ada pada Ether 2, Kemudian klik OK
Cek ping
Membuat Access Point Wireless
1. Masuk pada menu Interfaces,
kemudian enablekan interfaces wlan1 dengan cara klik tanda centang.2. Doubleclick pada interfaces
wlan1 kemudian klik tab Wireless lalu isikan seperti gambar di bawah
Keterangan:
SSID
Untuk membuat nama atau identitas pada Wireless yang
dipancarkan
Mode Bridge
Mode bridge digunakan sebagai Access point atau
pemancar akan tetapi hanya bisa melayani satu client atau disebut juga dengan
PTP (Point To Point), mode ini juga bisa kita gunakan untuk network yang
sifatnya Routing ataupun Bridging. Untuk menggunakan mode ini perangkat
Routerboard minimal memiliki lisensi level 3, sebagai contoh untuk type produk
Embedded 5.xGHz jenis SXT-5HnD yang hanya memiliki license level 3, kita bisa
membuat koneksi point to point dengan menggunakan 2 buah perangkat tersebut.
Band
Memilih band merupakan cara untuk menentukan standart
protokol yang akan digunakan oleh wireless interface. Selain menentukan
standart protokol, band juga menentukan data rates yang bisa dilewatkan,
channel frequencies dan lebar channel. Ada beberapa band di router mikrotik.
2Ghz-b, bekerja di frekuensi 2,4Ghz. Menggunakan
protokol 802.11b dengan data rate maksimum 11 Mbit/s.
2Ghz-b/g, juga bekerja di frekuensi 2,4Ghz.
Menggunakan protokol 802.11b dan 802.11g. protokol 802.11g hampir sama seperti
802.11b akan tetapi melakukan transmisi dengan basis OFDM seperti 802.11a
sehingga protokol 802.11g bisa mencapai 54 Mbit/s.
2Ghz-b/g/n, bekerja di frekuensi 2,4Ghz. Menggunakan
protokol 802.11b, 802.11g dan 802.11n. Pengembangan dari standart protokol
802.11, ditambah dengan kemampuan multiple-input multiple-output (MIMO). Dengan
tambahan fitur MIMO ini, secara teori maksimal data rate yang bisa dicapai
adalah 300 Mbit/s.
2Ghz-only G, bekerja di frekuensi 2,4Ghz, hanya
menggunakan protokol 802.11g.
2Ghz-only N, bekerja di frekuensi 2,4Ghz, hanya
menggunakan protokol 802.11n.
5Ghz-a, bekerja di frekuensi 5 Ghz. Menggunakan
protokol 802.11a, maximum data rate yang bisa dicapai adalah 54 Mbit/s.
5Ghz-a/n, bekerja di frekuensi 5 Ghz. Menggunakan
protokol 802.11a dan 802.11n.
5Ghz-only N, bekerja di frekuensi 5 Ghz dan hanya
menggunakan protokol 802.11n.
Jika kita perhatikan, ada beberapa pilihan band yang
menggunakan lebih dari satu protokol. Jika kita setting sebuah interface
wireless dengan band yang menggunakan lebih dari satu protokol, maka interface
wireless tersebut memberikan pilihan kepada client, protokol mana yang support
dengan perangkat client tersebut.
3. Buat Ip address baru pada
Interface Wlan
masuk pada IP > Addresses kemudian isikan address
sesuai dengan selera atau ikuti gambar di bawah, dan pastikan interface nya
adalah wlan1.
4. Masuk ke IP > Firewall
kemudian pilih tab NAT lalu ikuti seperti gambar di bawahMasih pada Window NAT Rule, pilih tab action kemudian pilih masquerade.
Klik ok maka membuat AP pada Mikrotik 1 sudah selesai
Konfigurasi Station
Menghubungkan Mikrotik 2 ke AP Mikrotik 1
2. Masuk pada menu Interfaces, aktifkan wlan1
lalu buka Tab Wireless, kemudian samakan seperti gambar di bawah, (doubleklik untuk memperbesar gambar). Terakhir Pilih Scan
Pada Windows Scanner kita hanya koneksikan dengan SSID yang sama yang sudah dibuat pada Mikrotik 1
3. Setelah klik Connect maka lihat terlebih dahulu settinganya. klik OK jika sudah benar.
4. Atur IP Address
Masuk ke menu IP >> Addresses lalu masukkan IP
agar terhubung dengan Mikrotik 1. Yaitu pada IP wlan 1
jangan lupa untuk interfacenya adalah wlan1
5.
Setelah itu masukkan IP Router dengan ketik sintak pada
Terminal berikut
ip route add gateway=12.12.12.1/24
maka hasilnya akan seperti gambar di bawah ini
Menghubungkan Laptop2 agar terhubung ke internet dengan
Mikrotik2
2. Pada winbox buka menu IP>>Addresses lalu masukkan IP berbeda dari yang sebelumnya. atau bisa mengikuti gambar di bawah. Pastikan untuk interfacenya adalah ether2.
3. Masukkan DNS Pada Mikrotik dengan cara pilih menu IP >> DNS
lalu masukkan IP Pada kolom server yaitu IP pada
Mikrotik1 interface wlan1. Dan centang Allow Remote Request
4.
Masukkan IP Address pada Laptop2, dan pastikan satu Network dengan Mikrotik2 interface
ether2. Lalu klik ok.
Untuk memastikan
AP hanya bias mengakses 1 Station , saya akan menambahakan 1 Station lagi yang
akan saya hubungkan ke AP
Maka Hasilnya , gagal , Oke , berati Point to Point
sudah berhasil di lakukan

































0 komentar:
Posting Komentar