Lab 5.1 Konfiurasi DHCP
Apa kabar ?? , oke kali ini saya akan Membuat DHCP , sebelum memulai konfigurasi saya akan menjelaskan sedikit apa itu DHCP.
DHCP (Dynamic Configuration Protocol) adalah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya. Komputer yang memberikan nomor IP disebut sebagai DHCP server, sedangkan komputer yang meminta nomor IP disebut sebagai DHCP Client.
Topology
Table IP Address
Davice
|
OS
|
Hostname
|
Ip address
|
Gateway
|
Ip DNS
| ||
Server
|
Centos 7
|
Server_Fitri
|
20.20.20.20/24
|
20.20.20.1
|
20.20.20.1
| ||
Client
|
Windows
|
Client1
|
Dynamic
|
|
|
Install Server DHCP
caranya :
lnstall packages pada Server dengan menggunakan perintah
dan ini adalah proses installasinya , jika pada bagian bawah ada tulisan complete! , dan tidak ada eror maka install dhcp server berhasil
Konfigurasi Server DHCP
Setelah terinstall edit file dhcpd.conf yang terletak di folder etc/dhcp/
cara membuka file tersebut dengan menggunakan perinta nano /etc/dhcp/dhcpd.conf ,jika anda belum menginstall nano bisa membukanya dengan menggunakan perintah vi /etc/dhcp/dhcpd.conf
Dan ini adalah tampilan awal file tersebut , belum ada script apa pun
Kemudian tambahkan pada bagian paling bawah seperti di bawah ini sesuaikan network yang di buat
ket :
subnet : subnet jaringan yang digunakan
range : jarak ip address yang digunakan untuk client
option domain-name-server : ip address server dns
option domain-name : nama jaringan yang digunakan
option routers : pilihan ip address router
option broadcas-address : pilihan ip address untuk broadcast
default-lease-time : standar waktu penyewaan ip dhcp (dalam detik)
max-lease-time : maksimal waktu penyewaan ip dhcp (dalam detik)
Simpan file konfigurasi
Setelah itu aktifkan server dhcp yang telah kita buat agar bisa mulai berjalan dengan baik
caranya dengan menggunakan perintah
Setelah di restart kita lihat apahkah server dhcp berjalan dengan baik atau tidak
caranya dengan mengggunakan perintah
Jika statusnya active (running) , dan tidak ada yang eror , maka dhcp server berjalan dengan baik
Jika server DHCP sudah berjalan dengan baik , kemudian lakukan perintah di bawah ini agar server DHCP berjalan secara otomatis ketika server di restart
Konfigurasi Client DHCP
untuk melakukan setting DHCP pada client yang sebelumnya melakukan pemilihan use the follwing IP address ,dan kita ubah pilihannya menjadi Obtain an IP adress automatically lalu klik ok
Selanjutnya melakukan pengecekan pada client
caranya klik tombol details pada Local Area Connection Status
dan Hasil seperti gambar di bawah ini akan sama dengan yang kita konfigurasi di Server dhcp yaitu dengan :
nama : "Dhcp_Fitri
dan mendapatkan ip address : 20.20.20.25 /24
gateway :20.20.20.1
Ip DHCP Server :20.20.20.20
dan IP DNS server :20.20.20.1
Maka di Server dhcp bisa di lihat Proses Request antara dhcp server ke dhcp client
cara melihatnya menggunakan perintah systemctl status dhcpd
Pengecekan Jaringan menggunakan Wireshark untuk capture proses terjadinya DHCP
caranya
klik kanan jalur yang menghubungkan ke server dhcp lalu pilih start Wireshark
Dan ini adalah hasilnya
ket :
Tahap 1: DHCP DISCOVER
Tahap pertama ini merupakan tahap dimana si client dalam jaringan meminta IP address yang tersedia pada DHCP server.
Awalnya saat pertama client terhubung dalam jaringan, client ini akan mencari dulu apakah ada DHCP server yang bekerja pada jaringan tersebut.
Nah, begitu ditemukan, client akan meminta IP address pada DHCP server yang ada.
Tahap pertama ini merupakan tahap dimana si client dalam jaringan meminta IP address yang tersedia pada DHCP server.
Awalnya saat pertama client terhubung dalam jaringan, client ini akan mencari dulu apakah ada DHCP server yang bekerja pada jaringan tersebut.
Nah, begitu ditemukan, client akan meminta IP address pada DHCP server yang ada.
Tahap 2: DHCP OFFER
DHCP server mendengar broadcast dari client yang baru terhubung dalam jaringan tadi.
Kemudian DHCP server memberikan penawaran terhadap client tersebut berupa IP address.
DHCP server mendengar broadcast dari client yang baru terhubung dalam jaringan tadi.
Kemudian DHCP server memberikan penawaran terhadap client tersebut berupa IP address.
Tahap 3: DHCP REQUEST
Setelah diberi penawaran oleh DHCP server, client yang me-request tadi menyetujui penawaran yang diberikan oleh DHCP server.
Lalu si client memberikan pesan kepada DHCP server yang isinya adalah meminta agar DHCP server meminjamkan salah satu IP address yang tersedia dalam DHCP-pool yang dimilikinya (DHCP-pool merupakan range IP address yang bisa digunakan oleh host yang terhubung dengannya).
Setelah diberi penawaran oleh DHCP server, client yang me-request tadi menyetujui penawaran yang diberikan oleh DHCP server.
Lalu si client memberikan pesan kepada DHCP server yang isinya adalah meminta agar DHCP server meminjamkan salah satu IP address yang tersedia dalam DHCP-pool yang dimilikinya (DHCP-pool merupakan range IP address yang bisa digunakan oleh host yang terhubung dengannya).
Tahap 4: DHCP Ack
Pada tahap terakhir ini, DHCP server akan merespon pesan dari client dengan mengirimkan paket acknowledget yang berupa IP address dan informasi lainnya yang dibutuhkan.
Setelah memberikan IP kepada client, DHCP server akan memperbaharui database yang mereka miliki.
Sedangkan client akan melakukan inisialisasi dengan mengikat (binding) nomor IP address yang diberikan tadi dan client sudah bisa beroperasi pada jaringan tersebut.
Setelah memberikan IP kepada client, DHCP server akan memperbaharui database yang mereka miliki.
Sedangkan client akan melakukan inisialisasi dengan mengikat (binding) nomor IP address yang diberikan tadi dan client sudah bisa beroperasi pada jaringan tersebut.
Buka file dhcpd.conf dengan menggunakan perintah nano /etc/dhcp/dhcpd.conf
host (nama host name client ) {
hardware ethernet (physical address client );
fixed-address (ip address yang ingin kita berikan ke client);
}
untuk melihat hostname dan pyssical address client
caranya buka cmd di client lalu masukan perintah ipconfig/all
Jika sudah di tambahkan script nya jangan lupa di save
caranya dengan menggunakan perintah
caranya dengan mengggunakan perintah
caranya klik tombol details pada Local Area Connection Status
dan Hasil seperti gambar di bawah ini akan sama dengan yang kita konfigurasi
Semoga Berhasil *_*

















0 komentar:
Posting Komentar